Senin, 11 Oktober 2010

Soal dimensi daya


P = W/t
Keterangan :
P = daya
W = usaha alias kerja
t = waktu
dimensi daya 1
Dimensi  t = T
Dimensi W = … ?   Dimensi W sudah dibahas di sini
Jadi
Mengapa pangkatnya minus ?
Dalam matematika, misalnya 1/T bisa ditulis menjadi T-1. Jadi kalau 1/T2 sama saja dengan T-2. Demikian juga 1/T3 sama saja dengan T-3. Pahami perlahan-lahan ya…

Soal dimensi Usaha


Usaha alias kerja :
W = F s
Keterangan :
W = usaha alias kerja
F = gaya
S = perpindahan
Mengenai rumus usaha selengkapnya bisa anda baca di pembahasan mengenai usaha dan energi
Dimensi  W = (dimensi  F)(dimensi  s)
Dimensi s = [L]
Dimensi F = … ?
F = ma
Keterangan :
F = gaya
m = massa
a = percepatan
Dimensi gaya :
dimensi gaya
 Dimensi usaha alias kerja :
dimensi usaha

soal dimensi f(frekuensi)


f = 1/T = T-1
Keterangan :
f = frekuensi
T = periode
Periode sama saja dengan waktu. Jadi dimensi periode sama dengan dimensi waktu. Dimensi waktu termasuk dimensi pokok sehingga sudah diketahui.
Dimensi frekuensi = 1 / dimensi waktu
Dimensi frekuensi = 1/ [T]
Dimensi frekuensi = [T]-1
Mengapa pangkatnya minus ?
Dalam matematika, misalnya 1/T bisa ditulis menjadi T-1.

Pembahasan soal dimensi


Pertanyaan: tlong saya untuk menjawab soal ini!
jikaa gaya pegas dalam rumus F=K.X ,dimana F=gaya,X=perubahan panjang,tentukan satuan dan dimensi K!dan dimensi G dari rumus F=G.m1.m2/r^2 apa?tolong balas komentar ini,terima kasih
Pembahasan :
Tentukan satuan k :
Tentukan dimensi k :

Pembahasan soal Vektor

Pertanyaan:  Bagaimana cara segi3 dan jajar genjang menunjukkan bahwa vektor A + vektor C = vektor C + vektor A ??
Panduan jawaban :

Untuk menjawab pertanyaan ini, terlebih dahulu kita gambarkan penjumlahan vektor menggunakan cara segitiga dan jajar genjang….
Terdapat dua vektor yaitu vektor A dan vektor B yang masing-masing vektor tersebut tampak seperti gambar di bawah (sttt…. vektor A dan B ini hanya pengandaiaan GuruMuda, untuk membantu kita memahami jawaban atas pertanyaan naomi). GuruMuda mengganti vektor C dengan vektor B. ga usah bingung, sama aja…. Intinya adalah bagaimana A + B = B + A
Menggambar penjumlahan vektor A dan vektor C dengan cara segitiga.
Penjumlahan vektor A dan C dengan cara segitiga
Perhatikan gambar di atas secara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya… ;) . Amati panjang dan arah vektor resultan. Resultan dari penjumlahan vektor A dan vektor B dengan kedua cara di atas sama, baik besar maupun arahnya… Resultan A + B sama saja dengan B + A.
Jadi A + B = B + A terpenuhi…. ini disebut sifat komutatif
Menggambar penjumlahan vektor A dan vektor C dengan cara Jajaran Genjang
Amati gambar di bawah….

Pembahasan soal Vektor


Diketahui :
vektor A panjangnya 5 membentuk sudut 37o terhadap sumbu x positif, vektor B panjangnya 12 membentuk sudut 53o terhadap sumbu x positif, vektor C panjangnya 8 searah sumbu y, vektor D panjangnya 10 membentuk sudut -127o terhadap sumbu x positif.
Ditanyakan:
a) gambarkan diagram vektor tersebut dengan skala terbaiknya
b) tentukan besar dan arah vektor resultan
Panduan jawaban :
a) gambarkan diagram vektor tersebut dengan skala terbaiknya

Gambar ini hanya perkiraan kasar dan kurang memiliki skala yang terbaik. Sebaiknya anda menggambar dengan kertas milimeter blok untuk memperoleh hasil yang lebih baik. Gunakan juga busur derajat untuk menentukan besar sudutnya.
b) tentukan besar dan arah vektor resultan
Soal ini lebih mudah diselesaikan menggunakan metode vektor komponen.
Langkah pertama : menggambar masing-masing vektor dan menguraikannya ke dalam komponen sumbu x dan sumbu y.

Langkah kedua : menghitung besar masing-masing vektor komponen
Diketahui vektor A, B, C dan D yang besarnya adalah :
A = 5 membentuk sudut 37o terhadap sumbu x+
B = 12 membentuk sudut 53o terhadap sumbu x+
C = 8 searah sumbu y (membentuk sudut 90º terhadap sumbu x+)
D = 10 membentuk sudut -127º terhadap sumbu x+ (membentuk sudut +233oterhadap sumbu x positif)
Ax = A cos teta = 5 cos 37º = (5) (0,8) = 4
Ay = A sin teta = 5 sin 37º = (5) (0,6) = 3
Bx = B cos teta = 12 cos 53º = (12) (0,6) = 7,2
By = B sin teta = 12 sin 53º = (12) (0,8) = 9,6
Cx = C cos teta = 8 cos 90º = (8) (0) = 0
Cy = C sin teta = 8 sin 90º = (8) (1) = 8
Dx = D cos teta = 10 cos 233º = (10) (-0,6) = -6
Dy = D sin teta = 10 sin 233º = (10) (-0,8) = -8
Langkah ketiga : menjumlahkan komponen vektor yang sejenis
(R = Resultan)
Rx = Ax + Bx + Cx + Dx = 4 + 7,2 + 0 – 6 = 5,2
Ry = Ay + By + Cy + Dy = 3 + 9,6 + 8 – 8 = 12,6
Langkah keempat : Menghitung besar vektor Resultan
Jadi besar vektor resultan adalah 13,6
Langkah kelima : menentukan arah vektor resultan
Jadi arah vektor resultan adalah 67,6o terhadap sumbu x positif
Langkah keenam : Menggambar arah vektor resultan
Urutan menggambar arah vektor resultan dilakukan sebagai berikut :
Pertama, gambar vektor resultan R1 (Resultan vektor A dan B) sebagaimana tampak pada gambar di bawah
Kedua, gambar vektor resultan R2 (Resultan vektor R1 dan C) sebagaimana tampak pada gambar di bawah :
Ketiga, gambar vektor resultan R3 (Resultan vektor R2 dan D) sebagaimana tampak pada gambar di bawah :

pertanyaan tentang aplikasi BLB dan GLBB